The Most/Recent Articles

Pemkab Lampura Menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dalam Rangka Persiapan Menyambut HUT ke-77 Tahun 2023



sigernusantara.my.id | Lampung Utara - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan menyambut HUT Kabupaten Lampung Utara ke-77 Tahun 2023 di ruang Siger Setdakab Lampaung Utara, Selasa (06/06/2023).

Rapat dipimpin Asisten III bidang Administrasi Umum, Sofyan, S.P., M.M., didampingi perwakilan Kapolres Lampung Utara, dan Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan.

Beberapa rangkaian kegiatan acara HUT Kabupaten Lampung Utara di antaranya, Tanggal 15 Juni paripurna di DPRD Lampung Utara dan tanggal 16 Juni akan ada Jalan Sehat yang mengambil start dari halaman Pemda Kabupaten Lampung Utara.

Pada Rakor yang dihadiri juga oleh Dinas terkait tersebut, Asisten III mengarahkan untuk beberapa poin penting dalam pelaksanaan kegiatan HUT Lampung Utara agar berjalan suskses dan sesuai harapan.

Asisten III berharap untuk pengamanan perlu adanya sinergi dari Polres Lampung Utara, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP)

“Pengamanan ini termasuk juga parkir, penentuan tempat pembagian kupon dan air mineral ketika jalan sehat dan senam masal,” ujar Asisten III.

Kemudian untuk Dinas kesehatan, Sambung Asisten III, menyediakan petugas kesehatan dan mobil ambulan. Sementara Dinas Kebersihan menyediakan tempat sampah.

“Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dimohon bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing demi keamanan, ketertiban dan kelancaran kegiatan Jalan Sehat dan Senam Massal. Berbagai kegiatan ini nantinya harus dipublikasikan dan di dokumentasikan mulai dari persiapan hingga kegiatan acaranya,” tandas Asisten III.

Pemkab Lambar Menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2023



sigernusantara.my.id | Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2023 dari Kementerian PPN/Bappenas Kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat pada Rabu (14/2023).

Penghargaan PPD dalam bentuk piagam tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan kepada Pj. Bupati Lampung Barat yang diwakilkan Kepala Bappeda, Agustanto Basmar, S.P., M.Si., di kantor Kementerian PPN/Bappenas RI Jakarta.

Penghargaan tersebut merupakan tindaklanjut dari Penghargaan Pangripta Saburai, di mana Kabupaten Lampung Barat menjadi Juara 1 tingkat Provinsi Lampung, dan berhak mewakili Lampung untuk Katagori Kabupaten di tingkat nasional.

Melalui penghargaan tersebut, Agustanto Basmar menyampaikan Pemerintah Daerah akan lebih fokus dalam menyusun dan menyiapkan dokumen rencana pembangunan, sehingga mampu menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi di tingkat daerah.

Sebagaimana diketahui, Pemantauan dan evaluasi pembangunan daerah telah membantu perbaikan kualitas

perencanaan, pencapaian, dan inovasi.

“PPD dan Penghargaan Khusus Tahun 2023 telah

diumumkan pada Penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional

(Musrenbangnas) tanggal 16 Mei 2023 bertempat di Jakarta Convention Center yang dihadiri

oleh Bapak Wakil Presiden RI,” kata Agustanto Basmar.

Kemudian pada ajang PPD Tahun 2023 ini, Kabupaten Lampung Barat mengusung Inovasi Daerah yaitu “Sekolah Kopi Lampung Barat” yang berhasil lolos ke tahap 3.

“Tak hanya itu, Inovasi daerah Sekolah Kopi Lampung Barat juga berkesempatan untuk tampil pada Musrenbang Nasional, 16 Mei 2023 yang lalu,” pungkasnya. ( Sugiono )

Penandatanganan Kerja Sama PLKK dan Penyerahan Santunan



sigernusantara.my.id | Lampung Utara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara melakukan penandatanganan kerjasama Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dan penyerahan santunan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Acara berlangsung di ruang Siger Setdakab Lampung Utara, Selasa (13/06/2023).

Hadir langsung pada acara penandatangan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Lampung Utara Drs. Ahmad Alamsyah, M.M., dan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan dr. Hj. Maya Natalia Manan, M.Kes., Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Lampung Tengah.



Dalam sambutan Bupati Lampung Utara yang dibacakan Asisten II mengatakan bahwa sebagaimana diketahui sejak 1 Januari 2014 lalu, Pemerintah telah mendirikan Badan yang bertugas sebagai penyelenggaraan jaminan sosial, atau yang dikenal dengan BPJS.

“Pada pelaksanaannya, BPJS tersebut terbagi menjadi dua. Yaitu, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Sebenarnya, BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan transformasi dari PT Jamsostek, dimana memiliki tugas untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja Indonesia, baik pekerja formal maupun informal,” kata Asisten II.

Plt. Kadis Kominfo itu juga menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program jaminan sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Dimana, Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hak dari para pekerja yang wajib dipenuhi mengingat banyaknya faktor dan resiko terjadinya kecelakaan berada di tempat kerja. Karena itu, negara hadir untuk melindungi serta memberikan jaminan kepada seluruh para pekerja melalui pemberian Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Untuk itulah, pada hari ini kita tandatangani kerjasama pusat pelayanan kecelakan kerja antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Kesehatan atau juga dengan Puskesmas-puskesmas,” ujar Asisten II.



Dalam fungsinya, sambung Asisten II, Puskesmas akan menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja atau yang disebut juga dengan Trauma Center (TC), yang memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, dan penyakit yang disebabkan lingkungan kerja.

“Saya berharap dengan ditandatanganinya kerjasama pusat pelayanan kecelakaan kerja ini dapat menjadi langkah strategis dan meningkatkan sinergitas dalam melaksanakan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari kita bersama bersinergi menjadi bagian dari program pemerintah dengan tetap menjaga kerukunan dan kedamaian, menjaga persatuan dan kesatuan, mempererat semangat kebersamaan, agar Kabupaten Lampung Utara senantiasa dalam kondisi yang Aman, Agamis, Maju, dan Sejahtera,” tandas Kadis Kominfo.

Audiensi Ketua Pramuka Kwartir Cabang Lampung Utara



sigernusantara.my.id | Lampung Utara - Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo, SE, MM, menerima audiensi Ketua Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Utara M. Erwinsyah, S.STP., M.Si., beserta rombongan di Rumah Jabatan Bupati, Senin (12/06/2023)

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan Plt. Kadis Kominfo, Kepala Bagian Hukum, dan Kepala Bagian Protokol.

Dalam audiensi itu terungkap rencana pelaksanaan peringatan Hari Pramuka ke-62 tingkat Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lampung Utara.

Dalam audiensi ini sekaligus laporan Ketua Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Utara kepada Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Lampung Utara.



“Di Rakerda Lampung tanggal 16 Mei 2023 kita telah memapaarkan rencana pelaksanaaan Apel besar Hari Pramuka ke-62 tingkat Provinsi Lampung. Kita juga telah rapat panitia pelaksana hari pramuka ke-62 tingkat Provinsi Lampung di Kotabumi, dan masih akan rapat gabungan dengan panitia Provinsi Lampung,” kata Ketua Pramuka Kwarcab Lampung Utara M. Erwinsyah, S.STP., M.Si., dalam laporannya saat audiensi.



Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Pramuka ke-62 tingkat Provinsi meliputi, Apel Besar, Ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Kotabumi tanggal 28 Agusustus 2023 Pukul 07.30 WIB, ulang janji dan renungan pramuka tanggal 28 Agustus 2023 di halaman stadion Sukung Kotabumi.



Kemudian, Apel Besar sekaligus Upacara Puncak Hari Pramuka ke-62 tanggal 29 Agustus 2023 pukul 09.00 WIB bertempat di lapangan Stadion Sukung Kotabumi, yang dilanjutkan dengan aqtraksi Tari Masal Nusantara oleh 1.000 orang Pramuka Penggalang Kabupaten Lampung Utara.

Bupati Lambar Hadiri Kagiatan (TTG) XXIV tahun 2023



sigernusantara.my.id | Lampung Barat - Acara Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XXIV tahun 2023 yang mengusung tema “Menguatkan Daya Saing Desa dan Mensejahterakan Warga” berlangsung di Provinsi Lampung.

Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Lampung Barat Drs. Nukman M.M di dampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Dra. Zelda Naturi Nukman turut menghadiri langsung pagelaran Nasional tersebut, Rabu (7/06).

Dalam acara yang berlangsung dari 1 hingga 11 Juni 2023 di Pkor Way Halim Kota Bandar Lampung, dibuka secara langsung oleh Kementrian Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dr. Drs. A. Halim Iskandar, M. Pd. Diikuti seluruh Provinsi serta Kabupaten/kota di Indonesia.

Penjabat Bupati Lampung Barat yang secara langsung hadir dalam acara Nasional tersebut, menyempatkan waktu untuk mengunjungi stand diantaranya perwakilan dari Kabupaten Lampung Barat yang menampilkan produk lokal Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khas Lampung Barat diantaranya kopi, tas khas Lampung Barat bermotif celugam, gelang dan kerajinan khas Lampung Barat Lainnya.

Saat meninjau stand UMKM Lampung Barat Nukman didampingi Dr. Drs. A. Halim Iskandar, M. Pd, dirinya menyampaikan rasa bangga, pasalnya UMKM Kabupaten Lampung Barat turut serta dalam memeriahkan pagelaran event tingkat Nasional tersebut.

“Saya bangga, Kabupaten Lampung Barat sudah turut berpartisipasi pada acara teknologi tepat guna tahun 2023 ini, saya harap inovasi yang kita tampilkan ini bisa menjadi referensi dan inspirasi bagi daerah lain,” Kata pemimpin Kabupaten berjuluk Negeri di Atas Awan tersebut.

Dirinya pun berharap, dengan adanya event Nasional tersebut, pelaku UMKM yang berasal dari Kabupaten Lampung Barat ke depannya dapat semakin bermotivasi sehingga dapat menciptakan produk-produk unggul guna memajukan Lampung Barat.

“Semoga dengan kehadiran event TTG ini, pelaku UMKM kita ke depannya semakin bermotivasi untuk menciptakan produk-produk unggulan,”

Sementara, Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi menjelaskan TTG merupakan event Nasional yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka penyebaran luas informasi dan promosi yang terkait dengan teknologi.

“Tepat guna dalam upaya percepatan alih teknologi dari penemu kepada masyarakat dan pengguna yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil produksi UMKM yang begitu banyak di Desa, ”

Dirinya mengatakan, Provinsi Lampung memiliki 320. 000 UMKM, namun menurutnya, sejauh ini belum memiliki tepat sasaran, oleh karena itu dirinya berharap, melalui pagelaran TTG tersebut dapat membuat suatu perubahan pada masa yang akan datang.

“Karena saya bersama wakil gubernur membangun Provinsi Lampung ini salah satunya dimulai dari ekonomi kerakyatan,” Sebutnya.

Selain itu, menurut Gubernur Lampung pageran event TTG tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendorong memotifasi pengembangan daya kreativitas teknologi yang tepat guna, sehingga ke depannya memiliki prospek yang dapat di gunakan masyarakat dalam upaya meningkatkan ekonomi.

“Pegelaran TTG juga digunakan untuk ajang tukar informasi teknologi yang ditemukan antar Desa,” Pungkasnya.(Red)

Kapolres Lampung Utara Pimpin Apel Bersama Polisi RW dan Mitra Polisi RW



sigernusantara.my.id | Lampung Utara - Polres Lampung Utara Polda Lampung melaksanakan Apel bersama Polisi RW dan warga perwakilan Mitra Polisi RW bertempat di lapangan Mapolres setempat pada Rabu 7/6/2023.

Polisi RW merupakan program Kapolri yang menghadirkan polisi pada tiap-tiap RW untuk membangun interaksi positif, komunikatif dan konsisten antara polisi dan masyarakat.

Polisi RW hadir untuk melihat, mencatat, mendengar dan mencarikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.

Peserta apel terdiri dari para pejabat utama Polres, personil yang telah ditunjuk dalam kegiatan Polisi RW serta beberapa warga perwakilan Mitra Polisi RW

Bertindak selaku Pimpinan Apel, Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail SH.SIK.MIK, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini sedang dikembangkan yang namanya Program Polisi RW.

Program ini harus dijalankan secara terkonsep, bukan hanya diberi judul polisi RW yang konsepnya tidak jelas, Polisi RW bukan berarti akan sepenuhnya berada di RW tapi hanya diwaktu-waktu tertentu hadir ke RW untuk berkomunikasi serta membahas permasalahan khususnya terkait dengan kamtibmas.

Tentu hal ini harus di organisir dengan baik tidak bisa dilepas begitu saja nanti hasilnya tidak maksimal. “ujar Kapolres

Polisi RW mengemban peran tugas berbeda dengan Bhabinkamtibmas, mereka ada tugasnya masing-masing, hal ini penting mengingat perlunya diperkuat jumlah anggota Polri untuk menyentuh sampai ke tingkat RW.

Anggota yang ditunjuk sebagai polisi RW nantinya akan hadir di RW-RW , kemudian berkomunikasi dengan masyarakat, para perangkat RW atau para tokoh yang ada, sehingga terjalin komunikasi yang baik antara Polisi RW dengan elemen masyarakat.

Polisi RW akan mencatat data-data kriminalitas yang menjadi trend di lampung utara ini, kemudian di informasikan kepada masyarakat yang ada untuk menjadi perhatian bersama dan di waspadai.

Bila mana ada suatu permasalahan yang tidak bisa terselesaikan agar laporkan ke Polres, kalau terkait tindak pidana laporkan ke Kasat Reskrim atau Kasat Binmas jika permasalahan-permasalahan kecil.

Selain itu anggota Polisi RW juga melaksanakan kegiatan-kegiatan preventif seperti patroli, memberikan saran masukan terkait pemeliharaan kamtibmas, disini ada warga mitra polisi RW, diharapkan saling bekerja sama dan aktif dalam membantu.

Bahwa memang kita tidak bisa menghilangkan yang namanya kriminalitas karna ini sifatnya mengikuti perkembangan situasi dan zaman, tetapi setidaknya kita bisa menekan atau meminimalisir kejadian. “imbuh AKBP Kurniawan.

Nanti para pejabat utama Polres juga akan memberi masukan kepada polisi RW tentang tehnis apa yang dilakukan, misalnya terkait dokumentasi fhoto atau video terhadap orang-orang yang mencurigakan.

Selanjutnya, Kapolres AKBP Kurniawan mengatakan dirinya bersama PJU akan selalu memantau dan juga hadir di Pos-Pos Kamling, kita sampaikan bahwa pos kamling ini adalah Posnya polisi warga.

Semoga dengan program Polisi RW ini bersama-sama dengan warga, dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman. “pungkasnya. (Red)

Polda Lampung Berhasil Amankan 4 (Empat) Orang Terduga Pelaku TPPO



sigernusantara.my.id | Lampung Selatan - Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung telah melakukan penegakan hukum terhadap 4 orang tersangka berupa Penyidikan dugaan tindak pidana TPPO ( UU Nomor 21 tahun 2000) dan atau Tindak pidana Pelindungan pekerja Migran Indonesia ( UU Nomor 18 tahun 2017), pada Minggu 4 Juni 2023.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, di Mapolda Lampung, Lampung Selatan, Selasa (6/6/23).

Pandra, menyampaikan hasil koordinasi dengan Dirkrimum polda Lampung Kombes Pol Rheynold EP Hutagalung, membenarkan bahwa Berdasarkan keterangan awal dari 24 orang CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) bahwa dari 24 orang ini hanya 20 orang yang sudah memiliki passport dan 4 orang yang belum memiliki passport, dan pembuatan passport dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang di Tangerang City Mall dengan dibiayai oleh sdr. DW dan berdasarkan keterangan bahwa mereka akan diberangkatkan ke negara Timur Tengah (Arab saudi dan Abu dhabi).

Adapun identitas tersangka yang berhasil diamankan yakni saudara DW, 28 tahun Bengkulu, Saudara I 25 Tahun Depok, AR 50 Tahun Jakarta Timur, AL 31 Tahun Depok. Perbuatan mereka merekrut 24 korban merupakan kegiatan Perseorangan yang tidak memiliki Perusahaan resmi penempatan pekerja Migran resmi.

Berdasarkan hasil Penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku, diduga kuat terdapat peristiwa Pidana TPPO dan atau dugaan tindak pidana Pelindungan pekerja migran indonesia.

“Sebagaimana di maksud dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 10 UU RI Nomor 21b tahun 2007 Tentang TPPO dan atau pasal 68 jo pasal 83 atau pasal 69 jo pasal 81 UU RI Nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan pekerja Migran indonesia. Terhadap 24 orang Korban CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) asal Nusa Tenggara Barat (NTB)” ungkapnya

Untuk saat ini Subdit IV Renakta Polda Lampung masih melakukan Penyidikan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan Lembaga terkait yakni LPSK, BP2MI Provinsi Lampung, dinas tenaga kerja Provinsi Lampung Serta UPTD PPPA Provinsi Lampung. (Wawan)